Senin, 30 Juli 2018

Puisi Pensil

Pensil Patah


Tak sengaja kubuka laci meja kerjaku
Kutemukan pensil yang malang
Inilah pensil patah
dengan pensil malang ini
Ingin ku tuliskan pesan rindu
Hanya untuk bidadariku
Rasa rindu yang menggebu
Sungguh menyentuh qalbu
Terbayang wajah cantik
 Menggendong buah hati
 Sungguh rindu sangat rindu
 Itu bisikan hatiku
Bidadari yang mengajarkaku
Kedewasaan dan arti hidup
Bidadariku, kau sungguh
Pujaan hatiku
Namamu kuukir disanubariku

Minggu, 29 Juli 2018

Puisiku

                                       Kembali Pada Mu


Sunyi malam yang dingin
Menusuk qalbu yang penuh dengan noda
Noda hitam pekat melekat dijantung sanubari
Noda Hitam karena dosa-dosa
Berjuta-juta kesalahan yang disengaja
Sungguh aku ini insan yang sangat hina dina
   
                Tuhan, apakah aku masih pantas bersujud pada-Mu
                Apakah doa dan taubat ini akan Kau terima
                Sungguh betapa malunya aku ini
                Yang telah lupa akan apa yang Engkau tuntunkan pada hamba
                Yang selalu Ingkar dengan segala nikmat-Mu
                Tuhan, terimalah sujudku dimalam yang sunyi ini


Butiran air yang menetes sebagai saksi taubatku
Aku ingin kembali di jalan-Mu
Kembali menjadi insan yang berbakti kepada-Mu
Aku ingin menjadi insan yang bersih qalbu
Bersih dari segala penyakit qalbu
Tuhan, terimalah taubatku


Kamis, 26 April 2018

PUISI UNTUK BIDADARIKU





Senyum manis menyetuh jiwa
Serasa melayang dipintu surga
Menghirup aroma wangi sang putri
Semerbak harum hingga kejiwa
Bisik-bisik suara lirih terdengar ditelinga
Yang keluar dari bibir cantik bidadariku


           Bisikan pesan rindu
           Memanggil-manggil tuk pulang keistana
           Bisikan pesan tuk langkahkan kaki kearah yang benar
           Tak pernah terhenti kau sampaikan padaku
           Alunan doa selalu kau munajadkan
           Untuk Aku, Kamu, dan Putri kita


Sungguh Kau bidadariku
Pintu surga selalu terbuka
Yang di bawahnya mengalir
Sungai-sungai jernih nan bersih
Dikelilingi sejuta taman bunga yang mewangi.

         

Rabu, 25 April 2018

PUISIKU



SUJUD DALAM KEHENINGAN


Sunyinya malam mengetuk jiwa insan
Lelap tidur terbisik desiran lirih panggilan jiwa
Teringat jelas dibenah ini
Akan dosa-dosa yang selalu mengalir di setiap denyut nadi
Seorang insan melangkahkan kaki
Tuk meraih percikan air surga


               Niat dari sanubari tuk sucikan jiwa
               Bersujud bersimpuh kepada Ilahirobbi
               Seraya memohon ampun atas khilaf diri
               Hembusan nafas menyebut asma Illahirobbi
               Detak jantung diiringi lafal Illahirobbi


Tak terasa airmata mengalir membasahi
Wajah insan yang penuh dosa
Airmata suci pelebur dosa
sejuta dosaku ini yang tak terhitung jari
Terasa tangisan tiada arti

Selasa, 24 April 2018

MENJAGA HATI

QALBU KUNCI KEDAMAIAN

Manusia dilahirkan di dunia ini dalam keadaan suci bagaikan kertas yang tidak sedikitpun ternodai.
Manusia dilahirkan dalam bentuk tubuh lahiriah yang dapat kita lihat dengan kasat mata. Apakah tubuh ini yang dapat kita sebut dengan diri kita? Banyak sekali manusia berkata menyebut ini aku, dengan penuh kesombongan menunjuk tubuhnya yang tiak abadi.
Namun selain tubuh ini ada unsur yang sangan penting bagi kehidupan kita ini yaitu qalbu. Qalbu adalah pusat dimana kontrol hidup manusia. Qalbu merupakan unsur terpenting bagi manusia, karena dengan qalbu manusia akan bisa membedakan yang khak dan yang batil. dengan qalbu manusia akan bisa berhubungan langsung dengan pencipta saat beribadah. ketika manusia merasa gundah pasti qalbu manusia sedang jauh dari pencipta sehingga ketenangan dalam diri manusia tidak tercapai.
jika qalbu manusia selalu dekat dengan sang kholiq maka akan serasa tenang jiwa ini. selain itu kita akan terkontrol dalam bertindak. Ketika qalbu kita selalu terhubung dengan Sang Khaliq segala kegiatan kita akan terkontrol dengan baik.